Mengetahui Teknik Beternak dan Pemeliharaan Kambing

on Selasa, 15 Januari 2013


Dalam memulai usaha beternak kambing kita harus mengetahui berbagai hal yang menyangkut cara beternak yang baik,meliputi :

A.     Pemilihan bibit ternak
    Langkah pertama menentukan jenis kambing yang akan dipelihara,tipe daging atau tipe perah.Untuk  tipe daging ada beberapa bangsa kambing yakni kambing Kacang,Peranakan Etawa ,Jawarandu dan lain-lain.Untuk tipe perahan susu antara lain Saanen dan Toggenburg.
    Langkah kedua menentukan bibit unggulan dengan kriteria sebagai berikut :
Ø    Pertumbuhan kambing sesui dengan umurnya
Ø    Bentuk tubuh  yang seimbang
Ø    Telah diketahui sifat baiknya
Ø    Dari keturunan yang sering melahirkan
Ø    Pandai mengasuh anaknya waktu melahirkan
Ø    Menyukai aneka ragam bahan makanan

B.     Kandang
    Untuk mendirikan kandang,ada beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain :
-. Luas kandang :
Untuk seekor kambing jantan memerlukan kandang seluas 1x1,5 m.Untuk betina seluas 0,8 x 1,5 m.Untuk betina yang mempunyai anak luas kandangnya sama dengan kandang jantan.Untuk kandang yang menampung 10 ekor betina bercampur dengan jantan maka luas kandang 1,5x6 m atau 1,5 x7,5 m.
-. Lantai kandang:
Sebaiknya lantai kandang dibuat paling kurang 50 cm dari tanah untukmenghindari bau yang bisa mengganggu kesehatan kambing.Bahan lantai terdiri dari bahan yang tahan terhadap air kencing kambing.
Bahan tersebut dipasang dengan jarak 1-1,5 cm agar kotoran dan urine kambing bisa langsung jatuh kebawah
-. Dinding kandang;
Untuk menghindari angin kencang yang mengganggu kambing maka perlu dibuat dinding yang tertutup.Dibagian depan kandang disediakan tempat makan sehingga ada lobang yang memungkinkan kepala kambing keluar untuk makan dan minum.
Pintu keluar masuk kambing diletakkan dibagian belakang kandang.
 -. Tempat makan dan minum
Sebaiknya diletakkan ditempat yang tidak mudah kena sinar matahari atau hujan. Ukuran disesuikan dengan kondisi kandang.
-.  Atap
Bagi daerah yang udaranya panas ,sebaiknya terdiri dari bahan yang bisa menahan panas matahari,misalnya atap rumbia dan alang-alang.

C.     Pakan
     Kambing termasuk ternak ruminansia atau memamahbiak atau punya perut ganda,jadi makanan utamanya adalah tanaman yaitu rumput-rumput hijau(kalanjono,benta ,benggala dll),kacang-kacangan(lamtoro,turi,kacang tanah dan kedele)dan daun pepohonan(waru,ketela pohon,pisang dan nangka).Namun kambing juga bisa makan rumput yang kering dan limbah pertanian  seperti dedak dan jerami dan makanan tambahan seperti konsentrat( pakan penguat )contohnya dedak padi ,jagung giling, bungkil kelapa,garam dan mineral.

D.     Penyakit
    Munculnya penyakit pada kambing bisa dicegah melalui :
Ø    Menjaga kebersihan kandang dan tidak tergenang air
Ø    Upayakan agar terjadi pertukaran udara dalam  kandang
Ø    Siapkan makanan dalam jumlah dan kualitas yang cukup
Ø    Sanitasi kandang secara rutin dengan obat desinfektan
Penyakit yang biasa menyerang kambing adalah :
-. Penyakit mata.
Penyakit ini terjadi pada cuaca kurang baik dan penurunan daya tahan tubuh kambing.Pencegahan ,memberi kompres kebagian mata  dengan obat campuran air garam dan sirih yang direndam dalam air panas terlebih dahulu.Lakukan 1 kali sehari selama 2 hari.
-. Penyakit batuk.
Penyakit ini kadang disertai pilek atau flu dan susah bernapas.Kadang ini terjadi karena pakan hijaunya yang agak basah terkena air hujan yang berlebihan.
Pengobatan menggunakan beras dan kencur yang ditumbuk lalu dikasih air panas dan diminumkan pada saat air seduhan dingin.
-. Cacingan/nafsu makan menurun.
Penyakit ini hampir selalu dijumpai karena factor makanan yang biasanya membawa benih cacing kedalam perut kambing.
Pencegahan sekali 3 bulan diberikan minuman dari temu hitam/ireng dengan gula merah.untuk kambing yang cacingan cukup parah sebaiknya diberi makan daun jimitri untuk beberapa hari.
-. Penyakit gatal/ kurap.
Penyakit ini biasanya menyerang kulit kaki ,kepala dan sebagian tubuhnya,dan mudah menular pada kambing lainnya.
Pengobatan  bisa dengan mencampur  garam ,beberapa butir lirang,oli bekas dan minyak goreng  dihaluskan dan diolesin pada bagian yang gatal hingga sembuh.
-. Penyakit Tetanus
Penyakit ini paling susah untuk diobati  namun ada beberapa cara untuk pencegahan yaitu dengan memotong plasenta yang basah dan agak panjang dan kemudian mengolesinya dengan kunyit dengan tujuan agar tidak kena baksil tetanus yang biasanya  melalui ujung plasenta
-. Penyakit susu
Gejala susu bengkak atau tidak keluar air susu di saat menyusui anak kambing.Untuk mengatasi penyakit ini bisa digunakan beberapa suing bawang putih dicampur dengan garam,kita tumbuk halus di tambah air hangat lalu di buat jadi kompres yang diletakkan pada bagian yang sakit.
-. Diare/mencret.
Penyebab penyakit ini dikarenakan makan daunan terlalu berlebihan atau daun terlalu muda.
Untuk mengatasi penyakit  mencret dengan cara :Menyeduh  irisan dari buah mahkota dewa dicampur garam atau campurkan daun jambu biji pada makanan kambing denagn garam secukupnya.

E.     Pemeliharaan Jantan dan Betina dalam kandang tersendiri
    Untuk memperoleh pejantan yang prima dalam hal melayani betina maka :
umur jantan yang bagus setelah berumur lebih dari 2 tahun,badan bersih,makanan berkualitas tinggi ,diberi gerak bebas atau kadang dikeluarkan dari kandang dan dalam setahun seekor  jantan dapat melayani betina 25-50 ekor.
Untuk induk yang dalam keadaan bunting tua kandang  juga sama bersih dan makanan harus diperhatikan,jika induk  betina mendekati lahiran dapat dilihat :
Ø    Puting bila diperah akan keluar cairan putih
Ø    Gelisah dan suka mencakar-cakar tanah
Ø    Suka mengembik
Ø    Dari vulva keluar lender yang transfaran.
Betina yang beranak harus dipisahkan dari kandang lainnya, lantai kandang diberi  jerami.


Sumber :

http://www.iptek.net.id/ind/warintek/?mnu=6&ttg=4&doc=4a16
http://ternak-kambing-gibas.blogspot.com/
http://www.kambingetawa.org/
http://www.sidoharjo.com/id-hewan/cara-beternak-kambing-secara-intensif.html 

0 komentar:

Posting Komentar

Followers