Automotive Multimedia Interface Collaboration (AMI-C)

on Jumat, 16 Januari 2015


Automotive Multimedia Interface Collaboration (AMI-C)

Apa yang terlintas dipikiran kita ketika mendengar Automotive Multimedia Interface Collaboration (AMI-C) atau dalam bahasa Indonesia berarti Kolaborasi Antarmuka Otomotif Multimedia? Apakah memang ada yang seperti itu? Lantas kolaborasi seperti apa yang tercipta antara Otomotif dengan Multimedia? Ah, tentunya masih banyak pertanyaan dibenak kita yang muncul mengenai Automotive Multimedia Interface Collaboration. Lalu apa sebenarnya Automotive Multimedia Interface Collaboration itu?
Setelah mencari beberapa referensi di internet ternyata Automotive Multimedia Interface Collaboration adalah sebuah kelompok yang dibuat oleh pembuat/pabrik automotive untuk menciptakan standar umum untuk mengatur bagaimana perangkat elektronik, seperti computer dan unit-unit hiburan berkomunikasi dengan kendaraan. Tapi kenapa perlu ada Automotive Multimedia Interface Collaboration? Ternyata para pembuat/pabrik automotive mengkhawatirkan bahwa perangkat elektronik dan multimedia akan tidak cocok/tidak kompatibel dengan kendaraan; bahwa perangkat tersebut dapat mengganggu elektronik yang mengontrol sistem keselamatan dan bahwa organisasi standar yang ada tidak akan bergerak cukup cepat. Oleh karena itu terbentuklah Automotive Multimedia Interface Collaboration.

Arsitektur
AMIC ditentukan unsur arsitektur platform terintegrasi


Komponen
Arsitektur AMIC memiliki empat komponen
·      In-Vehicle Jaringan
·      Jaringan perangkat
·      Kendaraan Antarmuka
·      Host (platform komputasi)


Mengapa AMIC terhubung dengan OSGI?
Similar persyaratan
·      Layanan remote disediakan untuk jaringan lokal
·      Layanan dapat dikelola oleh operator jarak jauh
·      Pelayanan harus berjalan pada berbagai platform lokal
·      Harus berjalan pada sumber daya terbatas (biaya rendah) platform
Similar solusi berbasis Java
·      Vendor independen
·      Mekanisme untuk layanan menggabungkan dari beberapa vendor
·      Fungsi yang disediakan oleh platform OSGi meliputi sebagian besar yang dibutuhkan oleh AMIC
Menggunakan API yang ada akan meningkatkan solusi AMIC ini
·      Leverage pengalaman dan keahlian yang masuk ke sebelumnya implementasi
·      Mengurangi jumlah pembangunan API yang diperlukan dengan menggunakan umum solusi sedapat mungkin.
Tujuan
v  Menyediakan interface standar untuk memungkinkan pengendara mobil untuk menggunakan berbagai media, komputer dan perangkat komunikasi – dari sistem navigasi dan hands-free telepon selular, melalui manusia maju / mesin sistem antarmuka, termasuk pengenalan suara dan sintesis, untuk dipersembahkan komunikasi jarak dekat (DSRC) sistem untuk kendaraan untuk infrastruktur komunikasi dan sistem mobil seperti airbag, pintu kunci dan diagnostik input / output.
v  Meningkatkan pilihan dan mengurangi keusangan sistem elektronik kendaraan.
v  Memotong biaya keseluruhan informasi kendaraan dan peralatan hiburan dengan meningkatkan ukuran pasar yang efektif dan memperpendek waktu pengembangan – industri otomotif efektif terdiri dari banyak pasar yang kecil karena setiap platform kendaraan sering mengandung berbagai adat-mengembangkan komponen dan platform yang khas hanya sekitar 50.000 unit. Menawarkan standar terbuka dan spesifikasi untuk informasi interface dalam kendaraan dan antara kendaraan dan dunia luar.

Kelebihan :
§  Meningkatkan kenyamanan pengendara dalam melakukan perjalanan seperti penggunaan media, komputer dan perangkat komunikasi.
§  Membantu pengendara untuk menghindari kemacetan dan memudahkan pengendara untuk menemukan lokasi tujuan dengan menggunakan sistem navigasi.
§  Meningkatkan keamanan dari kendaraan dengan standarisasi airbag, pintu kunci.
§  Meningkatkan pilihan dan mengurangi keusangan sistem elektronik kendaraan.
§  Meningkatkan efisiensi dari kendaraan.
§  Meningkatkan kualitas penyampaian informasi.
§  Layar interaktif.
Kekurangan :
§  Kendala bagi orang yang kurang memahami akan fungsi dari multimedia yang tertanam.
§  Biaya yang mahal untuk melakukan penambahan multimedia.
§  Sulit untuk melakukan proses ketika ada sensor elektronik yang rusak.
§  Design yang standar bahkan buruk dapat menyebabkan kebingungan dan kebosanan, bahkan ketika sensor rusak.
§  Terlalu banyaknya multimedia dapat menyebabkan pengendara tidak focus dan dapat menyebabkan kecelakaan.

Saran
Penggunaan multimedia pada kendaraan memang sangat memanjakan pengendara dalam melakukan perjalanan, sangat memudahkan dalam melakukan pencarian lokasi sehingga dapat meningkatkan efisiensi bahan bakar, memudahkan dalam melakukan komunikasi, namun berbanding terbalik ketika pengendara kurang memahami fungsi dari multimedia tersebut, menyebabkan kebingungan ketika seorang pengendara tidak dapat mematikan sensor, dan dapat menyebabkan kecelakaan jika sensor tidak dapat berjalan dengan baik dan terlalu banyaknya multimedia yang dapat menyebabkan pengendara tidak focus dalam berkendara, dan biaya yang dikeluarkan akan cukup mahal ketika sebuah kendaraan sudah dilengkapi dengan multimedia yang lengkap. Semua ini tergantung dari manusianya itu sendiri, dapat memanfaatkan fasilitas dengan baik atau memanfaatkan fasilitas terlalu berlebihan sehingga menimbulkan hal yang buruk.

Sumber :
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2009/12/jcp-java-community-process-ami-c-automotive-multimedia-interface-colaboration-2/
http://dhietcorner.blogspot.com/2013/11/automotive-multimedia-interface.html
http://bangbew.blogspot.com/2013/01/automotive-multimedia-interface.html
http://dwiasihrahaayu.blogspot.com/2013/11/kelebihan-dan-kekurangan-multimedia.html

OPEN SERVICES GATEWAY INITIATIVE (OSGI)

on Selasa, 30 Desember 2014


OPEN SERVICES GATEWAY INITIATIVE (OSGi)
I.       Pengertian OSGi
Open Services Gateway initiative (OSGi) adalah sebuah rencana industrial yang memberikan suatu standarisasi cara bagaimana menghubungkan perangkat rumah tangga dan industri serta sistem keamanan ke jaringan teknologi internet.
Secara sederhana, OSGi memberikan peluang kemungkinan pengguna dapat mengatur dan mengendalikan peralatan rumah tangga dan industri kecil melalui jaringan internet sebagai suatu bentuk penerapan sistem keamanan dan sistem informasi jarak jauh secara interaktif.
Aplikasi Program Interface (API) OSGi dibangun dalam platform bahasa pemrograman Java. Dimana bahasa pemrograman Java itu sendiri dapat dijalankan pada platform sistem operasi utama yang berbeda-beda tanpa harus melakukan penyesuaian terhadap sistem operasi yang menjadi tempatnya beroperasi.
Dalam implementasinya, OSGi menjadi layanan teknologi yang dapat mengendalikan penggunaan perangkat TV, radio, telepon rumah, mekanisme garasi, lampu sampai sistem alarm secara jarak jauh. Dalam bidang kedokteran, layanan ini memberikan kemudahan dalam pengawasan pasien rumah sakit, perkembangan pasien dan informasi secara cepat kepada dokter spesialis di tempat yang berbeda sampai dengan masalah pengaturan perangkat pengendali lalu lintas dan transportasi.
Teknologi OSGi dapat bekerja dengan berbagai jenis platform perangkat yang berbeda. Tidak memberikan tingkatan prioritas bagi masing-masing perangkat. Karena skala prioritas pengendalian perangkat selalu berbeda di setiap kondisi kebutuhan pengguna.
Teknologi ini memungkinkan pengguna dapat mengendalikan semua perangkat yang teridentifikasi hanya melalui halaman web atau sekedar dikendalikan dengan pesan teks dari perangkat mobile. Memberikan kemudahan penambahan perangkat ke dalam sistem pengendalian dari sebuah server rumahan dan menjamin semua fungsinya dapat berjalan normal tanpa memerlukan dukungan tenaga ahli dalam melakukannya.
Untuk mengenali bagaimana Open Services Gateway initiative (OSGi) bekerja, terdapat beberapa lapisan di dalamnya dengan fungsinya masing-masing sebagai berikut:


 Lapisan Open Services Gateway initiative (OSGi)
Dari gambar diatas, berikut penjelasan untuk masing-masing lapisan:
·                     Bundles : komponen-komponen OSGi yang dibentuk menjadi paket kesatuan dan dibuat oleh pengembang.
·                     Services : lapisan layanan yang menghubungkan bundle dalam jalur dinamis dengan memberikan suatu model menampilkan – mencari - mengikat untuk obyek Java yang lama.
·                     Life-Cycle : antarmuka aplikasi untuk instalasi, memulai, menghentikan, memperbaharui, dan menghapus bundle.
·                     Modules : lapisan yang menetapkan cara bagaimana suatu bundle dapat melakukan impor dan ekspor kode.
·                     Security : lapisan yang menangani aspek keamanan.
·                     Execution Environment : menetapkan suatu metode atau kelas yang tersedia bagi suatu platform tertentu.
·                     Java VM : Platform Java Virtual Machine tempat OSGi beroperasi.
·                     Native Operating System : Sistem Operasi dasar yang digunakan pada komputer.

Dalam kehadirannya, OSGi seperti menggebrak apa yang selama ini para ahli teknologi dan pengembang hanya cita-citakan dalam khayalan mereka mengenai pengendalian perangkat elektronik jarak jauh secara interaktif dan dinamis. Meski semua fasilitas sebenarnya telah tersedia, namun mereka gagal memenuhi janji mereka.
II.    Keuntungan dan Kerugian Kehadiran OSGi
Dari kehadiran teknologi OSGi memberikan berbagai keuntungan sebagai berikut:
·                     Memudahkan pengendalian dan pengawasan penggunaan perangkat elektronik.
·                     Membantu mengelola penghematan sumber daya seperti listrik, air, gas dan lainnya.
·                     Mudah dikembangkan.
·                     Pembaharuan secara dinamis.
·                     Dapat beradaptasi dengan baik pada berbagai perangkat berbeda.
·                     Transparan dalam memberikan akses mengamati keadaan internal OSGi.
·                     Memberikan ruang library JAR yang berbeda versi dapat berkolaborasi dalam class yang sama.
·                     Memiliki interface yang sederhana.
·                      Aman.
·                     Dapat dijalankan di sistem operasi mana pun.
·                      Didukung oleh perusahaan-perusahaan yang memiliki peran kunci.
Kerugian OSGi:
·                     Pengguna dihadapkan pada tanggunjawab untuk terus menarik laporan informasi.
·                     Pengguna harus selalu mengetahui posisi perangkat yang dikelola.
·                     Penerapan yang membutuhkan biaya besar.
·                     Membuat ketergantungan dalam kemudahan teknologi.
·                     Memberikan peluang penyalahgunaan sistem oleh pihak yang tidak berwenang jika interface OSGi lupa ditutup pengguna.


III. Kesimpulan dan Saran Kehadiran OSGi
Segala kehadiran bentuk teknologi pada dasarnya bersifat membantu atau meringankan pekerjaan manusia. Namun jika manusia terlalu bergantung pada kemudahan penanganan suatu pekerjaan menggunakan teknologinya, itu akan berbahaya membuat pengguna menjadi malas atau bahkan anti sosial. Kehadiran teknologi yang ada pun semakin membesarkan perusahaan-perusahaan developer dan membunuh peluang berkembangnya pengusaha kecil dan menengah di bidang teknologi informasi.


Sumber:

Layanan-layanan Yang Ada Pada TELEMATIKA

on Minggu, 02 November 2014


Teknologi informasi dan komunikasi, pada masa sekarang tidak dapat dilepaskan dengan telematika (cyberspace). Pada saat ini informasi sudah banyak berkembang sedemikian rupa, hanya saja harus adanya dukungan teknologi. Teknologi telematika yang telah berkembang sehingga mampu menyampaikan suatu informasi.
Istilah telematika itu sendiri berasal dari bahasa Perancis “ telematique” merupakan gabungan dua kata: telekomunikasi dan informatika. Jadi pengertian Telematika sendiri lebih mengacu kepada industri yang berhubungan dengan penggunakan komputer dalam sistem telekomunikasi. Yang termasuk dalam telematika ini adalah layanan dial up ke Internet maupun semua jenis jaringan yang didasarkan pada sistem telekomunikasi untuk mengirimkan data. Internet sendiri merupakan salah satu contoh telematika. Menurut informasi yang berkembang, layanan telematika digunakan dalam beberapa bidang, diantaranya yaitu :
Ø  Bidang Layanan Informasi.
Ø  Bidang Layanan Keamanan.
Ø  Bidang  Layanan Context-Aware dan Event Base.
Ø  Bidang  Layanan Perbaikan Sumber.

A.  Bidang Layanan Informasi
Penggabungan dari telekomunikasi digital dan teknologi komputer untuk dapat memberikan informasi dan sebagai sarana komunikasi masyarakat. Layanan informasi yang diberikan harus dapat mencapat 4 pola lalu lintas informasi yaitu alokasi, pembicaraan, konsultasi dan juga registrasi. Arus informasi yang disampaikan harus dapat diterima oleh penerima informasi sesuai dengan informasi dari sumber sesungguhnya, tanpa diberi “bumbu” yang mebuat informasi tersebut tak lagi aktual.
Warung Telekomunikasi dan Warung Internet ini secara berkelanjutan memperluas jangkauan pelayanan telepon dan internet, baik di daerah kota maupun di desa, bagi pelanggan yang tidak memiliki akses sendiri di tempat tinggal atau di tempat kerjanya. Oleh karena itu langkah-langkah lebih lanjut untuk mendorong pertumbuhan jangkauan dan kandungan informasi pelayanan publik, memperluas pelayanan kesehatan dan pendidikan, mengembangkan sentra - sentra pelayanan masyarakat perkotaan dan pedesaan, serta menyediakan layanan “e-commerce” bagi usaha kecil dan menengah, sangat diperlukan. Dengan demikian akan terbentuk balai - balai informasi. Beberapa contoh penggunaan layanan telematika pada bidang informasi :

Warung Telepon, Warung Internet, E-Commerce, dan Weather stock information.
Keuntungannya:
Bagi masyarakat yang khususnya kalangan menengah kebawah dapat merasakan pemerataan teknologi yang ada dan bagi pelajar hal ini dapat memberikan wawasan yang lebih untuk menunjang pengetahuan mereka.
Kerugiannya:
Jika pengawasan hak akses yang bebas tersebut tidak ada, maka masyarakat yang belum paham betul akan hak akses yang diberikan tersebut akan menggunakannya ke arah yang negatif yang disebebkan oleh pihak ketiga.

B.  Bidang Layanan Keamanan
Layanan keamanan merupakan layanan yang menyediakanan keamanan informasi dan data. Layanan itu sendiri terdiri dari enkripsi, penggunaan protocol, penentuan akses control dan auditin. Contoh layanan keamanan yaitu:
Navigation assistant, Entertainment and M-commerce, Penggunaan Firewall dan Antivirus.
Keuntungannya:
Teknologi ini akan lebih membantu masyarakant dalam kehidupan sehari-hari, sehingga masyarakat tersebut lebih mendapatkan informasi yang baru, sehingga akan lebih kritis dalam malakukan tindakan, dan data informasi tersebuit pun terlindungi.
Kerugiannya:
Jika adanya oknum yang tidak bertanggung jawab maka, sebaik apapun sistem keamanan tersbut akan mampu ditembus olehnya. Hal ini dikarenakan adanya kesempatan atau peluang bagi oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut.
C.  Bidang Layanan Context-Aware dan Event Base
Suatu teknologi yang disebut context-aware computing dapat memenuhi kebutuhan tersebut dan akan menjadi trend yang penting untuk dikembangkan di masa depan. Dengan adanya context aware maka user tidak perlu harus selalu memberi input yang banyak secara eksplisit untuk membuat komputer menjalankan tugasnya. Context awareness adalah kemampuan sebuah sistem untuk memahami si user, network, lingkungan, dan dengan demikian melakukan adaptasi yang dinamis sesuai kebutuhan. Contohnya :
Vehicle Diagnostic Service, dan Car Insurance based on driving statistic.
Keuntungannya:
User atau pengguna tersebut akan lebih merasa terbantu akan teknologi ini, karena ia tidak perlu melakukan hal yang sama secara berulang ulang setiap harinya. Sehingga user tersebut dapat memanfaatkan waktu yang telah digantikan oleh teknologi tersebut menjadi waktu yang lebih berharga.
Kerugiannya:
Jika dilihat dari sudut pandang kejiwaan dan tingkah laku, user yang menggunakan teknologi ini, akan lebih bergantung pada teknologi tersebut, sehingga suatu saat jika sistem tersebut mengalami gangguan, maka user tersebut akan mengalami perubahan terhadap perilaku yang setip hari ia lakukan.
D.  Bidang Layanan Perbaikan Sumber
Layanan perbaikan sumber yang dimaksud adalah layanan perbaikan dalam sumber daya manusia (SDM). SDM telematika adalah orang yang melakukan aktivitas yang berhubungan dengan telekomunikasi, media, dan informatika sebagai pengelola, pengembang, pendidik, dan pengguna di lingkungan pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat pada umumnya. Konsep pengembangan sumber daya manusia di bidang telematika ditujukan untuk meningkatkan kualitas, kuantitas dan pendayagunaan SDM telematika dengan tujuan untuk mengatasi kesenjangan digital, kesenjangan informasi dan meningkatkan kemandirian masyarakat dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi secara efektif dan optimal. Contohnya :
o   Peningkatan kinerja layanan public yang memberikan akses yang luas terhadap peningkatan kecerdasan masyarakat, pengembangan demokrasi dan transparasi sebagai katalisator pembangaunan.
o   Literasi masyarakat di bidang teknologi telematika yang terutama ditujukan kepada old generator dan today generation sebagai peningkatan, dikemukakan oleh Tapscott.
Keuntungannya:
Masyarakat akan memperoleh informasi yang lebih terbuka, sehingga mastarakat pun lebih kritis dalam menyikapi infromasi yang didapat, perkembangan politik, dan kemajuan pembangunan bangsa. Dan seluruh masyarakat akan lebih tau kesenjangan hidup dan teknologi dikarenakan adanya literasi dalam masyarakat itu.
Kerugiannya:
Oknum-oknum yang tidak betanggung jawab akan memanfaatkan keterbukan informasi dan haka akses tersebut, sehingga onum tersebut akan mengadudomba masyarakat dengan sumber atau pun informan yang telah memberikan informasi tersebut. Maka hal ini akan menimbulkan kesalah pahaman akan informasi tersebut.
Saran.
Kapada Masyarakat
Bagi setiap masyarakat atau SDM yang kurang paham terhadap pentingnya suatu informasi tersebut, hendaklah mempersiapkan diri dan kemampuan untuk menerima tuntutan pentingnya informasi tersebut pada saat ini. Dan bagi masyarakat atau SDM yang sudah paham betul akan perkembangan informasi tersebut, hendaklah saling berbagi informasi kepada sesamanya, hal ini dikarenakan agar semua masyarakat atau SDM  Bangsa Indonesia ini. Lebih kritis menyikapi perkembangan taknologi yang ada, sehingga ternologi tersebut tidak sia-sia dan salah guna.
Kepada Pemerintah.
Untuk menyeimbangi kemajuan teknologi saat ini, sebaiknya pemerintah melakukan pemerataan teknologi, seperti memberikan penyuluhan akan layanan-layanan telematika tersebut, sehingga seluruh masyarakat yang ada di kota atau pun desa serta pelosok. Dapat merasakan pemerataan kemajuan teknologi yang sama.
Sumber :
http://soniafebriyani.blogspot.com/2014/01/layanan-layanan-dalam-telematika.html

Followers